Sayembara Mahasiswa Arsitektur : Aku Arsitek Indonesia

“Habitat kita meregang tak terhingga.
Keterbatasan kita meluruh dicengkeram imajinasi pencitraan cerita, dongeng dan mimpi.
Tumpuan kita memiuh menjadi karya seni atau obyek-obyek duniawi, yang bahkan benda-benda keseharian pun dapat memicu karya-karya arsitektur yang mendatangkan kemaslahatan.”
Peter Cook, Op.Cit. Concerning Archigram…, Ed. Dennis Crompton (London: Archigram Archive, 1998), hal.72.

Akar masalah perkotaan negara-negara berkembang abad 21 adalah tak mawasnya institusi negara mengantisipasi laju pertumbuhan kebutuhan arsitektur masyarakatnya. Ketidakmawasan tersebut merupakan konsekuensi pola pikir masyarakat dan aparatur, yang kebanyakan masih memperlakukan arsitektur semata benda mati (baca: bangunan), alih-alih sheath (wadah hidup kehidupan) yang bersistem dan berorder. Dengan kata lain, perkotaan yang berarsitektur semrawut dan tak nyaman dihuni mengindikasikan ketimpangan tatanan raga-berperilaku terhadap jiwa-berpikir masyarakat dan aparatur negara.

Bila dikaitkan dengan realitas era digital sekarang ini, ekses globalisasi ternyata juga memicu pergeseran nilai-nilai sosial budaya. Masyarakat negara-negara berkembang, seperti Indonesia, dihadapkan pada isu sosial dasar: bagaimana identitas, jati diri dan lokalitas dipakai menyikapi ketidakterhinggaan pilihan cara hidup. Sebab hakikat dunia maya selain cerdik menggadang kecepatan dalam segala hal, juga cergas membendakan segala nilai yang sebelumnya tak ternilai atau intangible. Tak heran, masyarakat negara-negara berkembang yang merupakan konsumen teknologi kerap gagap memisahkan antara: gaya hidup dengan “hidup gaya”, realitas dengan surealitas. Berbeda dengan masyarakat negara-negara maju, yang notabene adalah produsen teknologi tersebut. Disadari atau tidak, acap kali banyak masyarakat kita mendahulukan status ketimbang esensi dan tak segan menginstankan sistem dan order. Secara kasat mata terlihat pembiasan arah ataupun konsep pembangunan jangka pendek dan panjang pada banyak perkotaan Indonesia. Bila ditelaah lebih cermat lagi, globalisasi juga tak jarang dicerap sebatas mengeklektikkan lokalitas, supaya “menasional” bahkan “menginternasional”. Kita pun terombang-ambing di antara dikotomi barat dan timur, serba tanggung dan kurang sigap menyikapi realitas.

Berangkat dari permasalahan di atas SAGI-Architects dan Selasar Sunaryo Art Space mengundang para mahasiswa/i yang sedang menempuh studi S1, untuk kritis berkonsep dan tak gentar menyatakan pemikirannya yang paling “ideal” dalam mendesain suatu karya arsitektur dalam Sayembara Aku Arsitek Indonesia. Sayembara ini mewadahi kepekaan nalar dalam memprioritaskan masalah dan kemandirian kreativitas untuk menerobos batasan-batasan solusi. Tujuannya menyiasati dilema kemajemukan, tantangan serta potensi ruang urban Indonesia. Tentu saja terobosan tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan relevan dengan tradisi-budaya Indonesia. Dengan kata lain, Sayembara Aku Arsitek Indonesia mengundang para calon arsitek Indonesia untuk merayakan arsitektur sebagai seni dan seni mengarsitekturkan kehidupan, di sebuah negeri bernama Indonesia. Sayembara Aku Arsitek Indonesia adalah bagian dari Festival Arsitektur Indonesialand, yang akan diselenggarakan mulai 2 September hingga 2 Oktober 2016.

Peserta adalah perseorangan atau kelompok – mahasiswa atau mahasiswi, yang sedang menempuh studi perguruan tinggi, program Strata-1.

*Penyelenggara sayembara dan Dewan Juri tidak diperkenankan mengikuti sayembara.

Peserta menyatakan keikutsertaannya dengan mengisi formulir pendaftaran sayembara dan membayar biaya administrasi sejumlah:

  • Rp. 125,000,- bila mendaftar antara tanggal 2 Mei hingga 23 Mei 2016
    Rp. 150,000,- bila mendaftar antara tanggal 24 Mei hingga 29 Juli 2016

Pembayaran ditransfer melalui:
Bank Central Asia (BCA)
No. rekening: 517-0186-861
A/n.: Drs. Sunaryo.

Formulir pendaftaran dan bukti pembayaran biaya administrasi dikirim melalui surel ke indonesialand2016sayembara@gmail.com.

Biaya administrasi tersebut adalah untuk satu karya yang akan diikutsertakan pada sayembara ini. Peserta akan mendapatkan KODE SAYEMBARA, melalui surel dari penyelenggara. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu karya.

Pendaftaran sayembara dimulai dari tanggal 2 Mei hingga 29 Juli 2016.

Pertanyaan yang berkaitan dengan ketentuan-ketentuan sayembara dan hal-hal yang bersifat administratif lainnya, dapat dikirimkan peserta sayembara yang telah mendaftar (dengan mencantumkan KODE SAYEMBARA pada judul surel) kepada penyelenggara, melalui indonesialand2016sayembara@gmail.com.

Hanya peserta sayembara yang telah mendaftar dan memiliki KODE SAYEMBARA, yang berhak mengajukan pertanyaan kepada penyelenggara.

Setiap karya yang dikirimkan, adalah karya orisinil peserta yang tidak melanggar hak cipta orang lain. Apabila terdapat pelanggaran hak cipta, maka karya dinyatakan gugur dengan sendirinya, terutama bila terpilih menjadi lima karya terbaik.

Penyelenggara tidak bertanggung-jawab apabila terjadi pelanggaran hak cipta, dan setiap keputusan Dewan Juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Hak cipta karya adalah mutlak milik peserta. Dengan seizin peserta yang terpilih dalam lima karya terbaik, bila diperlukan, penyelenggara berhak memakai foto atau images karya untuk keperluan publikasi – cetak dan daring.

Karya yang diikutsertakan, harus memenuhi kaidah arsitektural yang memiliki desain:

bangunan (luas dan jumlah lantai disesuaikan dengan konsep dan kebutuhan, sepanjang memenuhi peraturan tata bangunan daerah setempat),
berfungsi publik (disesuaikan dengan konsep desain),
pada lahan yang didesain optimal lanskapnya sesuai konsep (luas total lahan minimal 300 m2 dan maksimal 1000 m2),
yang berlokasi di perkotaan Indonesia, diutamakan pada area yang memiliki kepadatan penduduk dan permasalahan maupun tantangan urban yang dinamis,
bermuatan gugus sosial budaya dalam konteks kontemporer sesuai waktu sekarang, serta relevan dengan tradisi budaya tempatan, Indonesia.
Presentasi karya yang dikumpulkan dalam format

Hard copy atau salinan keras berupa:
dua panel halaman kertas A1 (84,1 x 59,4) cm, dengan kop kertas harus mengikuti standar sayembara yang ditentukan penyelenggara. Pada kedua panel tersebut, peserta mempresentasikan: konsep, desain bangunan dan lanskap, gambar detail ataupun keterangan lainnya yang diperlukan, sesuai kaidah presentasi arsitektural yang artistik,
halaman kertas A4 (jumlah sesuai kebutuhan) yang memuat konsep desain secara tertulis.
Pada seluruh hard copy halaman (A1 dan A4) presentasi karya tersebut, peserta tidak diizinkan mencantumkan identitas apapun juga selain KODE SAYEMBARA. Karya dapat diantar langsung, atau dikirim melalui pos, ke Selasar Sunaryo Art Space, Jl. Bukit Pakar Timur, No. 100, Bandung 40198, telepon (022) 250 7939, paling lambat Selasa, 9 Agustus 2016 (cap pos).

Perlu diperhatikan, khusus untuk hard copy presentasi karya yang dikirim melalui pos, harus tiba di Selasar Sunaryo Art Space, paling lambat Sabtu, 13 Agustus 2016, pukul 18.00 WIB. Bila melewati tenggat waktu tersebut, keikutsertaan dinyatakan gugur dengan sendirinya, dan tidak akan dinilai.

Soft copy atau salinan lunak dari kedua panel halaman kertas A1 (format file PDF, resolusi minimal 100 dpi, maksimal 150 dpi), dan uraian konsep pada halaman kertas A4 (format file PDF, maksimal 2 Mb) termaksud di atas, dikirim melalui surel indonesialand2016sayembara@gmail.com (judul surel: AKU ARSITEK INDONESIA_KODE SAYEMBARA), paling lambat Selasa, 9 Agustus 2016 – pukul 24.00 WIB.
Peserta tidak diizinkan mencantumkan identitas apapun juga selain KODE SAYEMBARA pada seluruh soft copy halaman (A1 dan A4) presentasi karya.
Bila pada halaman (A1 dan A4, hard copy serta soft copy) presentasi karya tercantum identitas dalam bentuk apapun juga selain KODE SAYEMBARA, maka keikutsertaan gugur dengan sendirinya, dan tidak akan dinilai Dewan Juri.

Setiap karya yang diterima dan memenuhi ketentuan-ketentuan administratif sayembara untuk dinilai Dewan Juri, akan dikonfirmasikan melalui surel kepada peserta, antara tanggal 13 hingga 15 Agustus 2016.

Ketentuan-ketentuan sayembara adalah mutlak, dan karya yang tidak memenuhi ketentuan-ketentuan sayembara ini, dengan sendirinya dinyatakan gugur dan tidak akan dinilai Dewan Juri.

Penilaian karya berdasarkan: muatan sosial budaya (30%), kausalitas estetika bentuk terhadap eksplorasi fungsi (30%), struktur konstruksi (10%), pemilihan lokasi lahan (10%), tata bahasa (10%), dan tata letak grafis panel karya (10%).

Penjurian akan dilaksanakan pada Sabtu, 20 Agustus 2016, di Selasar Sunaryo Art Space.
Dewan Juri terdiri dari,

Ketua:

Achmad D. Tardiyana (Arsitek Praktisi Urbane & Akademisi Arsitektur ITB)
Anggota:

  • Sunaryo (Seniman & Direktur Selasar Sunaryo Art Space)
    Yuswadi Saliya (Arsitek Praktisi Atelier 6 & Akademisi Arsitektur ITB – Unpar)
    Chabib Duta Hapsoro (Kurator Seni Rupa – Selasar Sunaryo Art Space & Kurator Pameran Arsitektur Indonesialand)
    Sarah M. A. Ginting (Arsitek Praktisi SAGI–Architects & Kurator Pameran Arsitektur Indonesialand)

Lima karya terbaik akan diumumkan pada Sabtu, 27 Agustus 2016.
Lima karya terbaik tersebut akan dipamerkan pada Pameran Arsitektur Indonesialand, pada 2 September – 2 Oktober 2016, di Selasar Sunaryo Art Space, Bandung. Para peserta yang karyanya terpilih sebagai lima karya terbaik, diundang untuk mempresentasikan karyanya di depan publik Minggu, 4 September 2016, pada acara workshop pameran Indonesialand, di Bale Handap, Selasar Sunaryo Art Space, Bandung. Lima karya terbaik akan menerima sertifikat. Satu pemenang utama sayembara akan diumumkan di akhir acara ini dan menerima uang tunai sejumlah Rp. 7,500,000,-.

Download TOR disini : Dropbox

Formulir Pendaftaran : Formulir

Biaya & Konfirmasi Pendaftaran
Peserta menyatakan keikutsertaannya dengan mengisi formulir pendaftaran sayembara dan membayar biaya administrasi sejumlah:
– Rp 125.000,- (bila mendaftar antara tgl 02 Mei s/d 23 Mei 2016)
– Rp 150.000,- (bila mendaftar antara tgl 24 Mei s/d 29 Juli 2016)

Setelah membayar biaya pendaftaran, peserta dapat mengunggah foto atau scan bukti pembayaran tersebut (dalam format .JPG) melalui form konfirmasi pembayaran yang telah tersedia di halaman ini : http://www.selasarsunaryo.com/sayembara-aku-arsitek-indonesia/#sayembara

Informasi Bank:

Bank Central Asia (BCA)
No. rekening: 517-0186-861
a.n.: Drs. Sunaryo

Informasi selengkapnya dapat mengunjungi halaman ini : selasarsunaryo.com

2 years ago