Sayembara Desain Bundaran Besar Pancasila-Istana Isen Mulang-Monumen Pemancangan Tiang Pertama Kota Palangka Raya

Kawasan Bundaran Besar Pancasila hingga Monumen Peletakan batu Pertama Pembangunan Kota Palangka Raya oleh Sukarnomerupakan kawasan embrio kota Palangka Raya. Menurut sejarahnya, kawasan tersebut dirancang dengan konsep simetri berporos Bundaran Besar Pancasila dengan Monumen peletakan Batu Pertama Pembangunan Kota Palangka Raya sebagai cermin kawasan. Dengan konsep simetri tersebut, arsitektur kota yang dihasilkan antara lain mengacu pada sumbu dan bangunan sudut. Salah satu komplek yang berkonsep sumbu adalah komplek Istana Gubernur yang kini bernama Istana Iseng Mulang.

Istana Iseng Mulang, awalnya hanya berupa Bangunan tunggal yang berfungsi sebagai Hunian untuk para Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam perkembangannya, bangunan-bangunan tambahan dibangun di komplek ini seiring dengan dibangunnya Rumah Jabatan (Rujab) dibelakang Istana Iseng Mulang. Istana Iseng Mulang berfungsi untuk tempat menginap para tamu Provinsi Kalimantan Tengah yang menginap di Palangka Raya. Seiring dengan adanya pemberitaan Rencana Pemindahan Ibukota Indonesia ke Kota Palangka Raya, Pemerintah Provinsi bergegas menyiapkan kawasan untuk mengantisipasi fungsi di masa yang akan datang. Melalui sayembara ini diupayakan pula untuk mengakomodir kebutuhan Presiden RI untuk menginap dan berkantor di Istana Isen Mulang ini, serta menjadikan Istana Isen Mulang sebagai tempat menjamu tamu kenegaraan.

Melihat kompleksitas fungsi dan tingginya potensi nilai historis kawasan, maka perlu adanya satu panduan penataan Kawasan Bundaran Besar Pancasila Kota Palangka Raya sehingga terintegrasi dengan kawasan-kawasan kota dengan selaras.

Untuk itu, sayembara ini bertujuan untuk memperoleh gagasan tata bangunan dan lingkungan yang mampu mendefinisikan kembali Kawasan Bundaran Besar Pancasila – Istana Isen Mulang – Monumen Pemancangan Tiang Pertama Kota Palangka Raya.

Penjurian

Penjurian sayembara berlangsung dua tahap, dengan sistem tertutup.

Penjurian Tahap Pertama akan memilih tiga (3) usulan hasil karya sayembara terbaik. Penjurian Tahap Kedua akan dilangsungkan melalui sistem presentasi dihadapan Gubernur Kalimantan Tengah.

Dewan Juri Sayembara Desain Bundaran Besar Pancasila – Istana Isen Mulang – Monumen Pemancangan Tiang Pertama Kota Palangka Raya terdiri dari :

1. Endy Anden, S.T., M.T.

    Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah

2. Ir. Gunawan Tjahjono, M.Arch., Ph.D.

    Guru Besar Universitas Indonesia dan pakar dalam bidang faktor sosial dan budaya dalam arsitektur dan perancangan perkotaan.

3. Ir. Budi A. Sukada, IAI

    Praktisi dan Akademisi Arsitektur, pakar Sejarah & Teori Arsitektur Modern.

4. Ir. Woerjantari Soedarsono, M.T, IAI

    Praktisi dan Akademisi, Pusat Studi Urban Desain (PSUD) Institut Teknologi Bandung

5. Wijanarka, S.T., M.T.

    Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Kalimantan Tengah, akademisi Universitas Palangka Raya dan pakar Arsitektur Kota.

Apresiasi Pemenang Sayembara

Pemenang Pertama :

Rp 200.000.000 + piagam nilai kum IAI 32+plakat

Pemenang Kedua      :

Rp   75.000.000 + piagam nilai kum IAI 32+plakat

Pemenang Ketiga     :

 Rp   50.000.000 + piagam nilai kum IAI 32+plakat

Setiap peserta sayembara yang mengumpulkan karya mendapatkan piagam nilai kum IAI 28.

Bagi Pemenang Pertama Sayembara ini akan diikutsertakan dalam pembuatan DED dan untuk teknis pelaksanaannya akan dikoordinasikan  oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Jadwal Sayembara

Publikasi Sayembara oleh IAI 09 Oktober 2017
Pendaftaran peserta sayembara 09 Oktober – 06 Desember 2017
Penjelasan Sayembara (aanwizjing) di Palangka Raya dan Survei lokasi oleh Peserta (pendaftaran sebelum 15 oktober 2017 ke Sekretariat Nasional IAI 0215304715 jam dan hari kerja)         21 Oktober 2017
Pemasukkan Karya Sayembara ke IAI 01-06 Desember 2017
Penjurian Tahap 1 di Jakarta untuk nominasi 3 terbaik 16 Desember 2016
Penjurian Tahap 2 di Palangka Raya, presentasi usulan tiga terbaik di hadapan Gubernur Kalimantan Tengah (antara 8-12 Januari 2017)*

*akan diinfo lebih lanjut

KEPANITIAAN

Pengarah                    : Gubernur Kalimantan Tengah

Pemberi Tugas           : Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Tengah

Pelaksana                   : Ikatan Arsitek Indonesia (IAI)

Kepengurusan Nasional IAI dengan Kepengurusan Daerah Kalimantan Tengah

TOR, Kelengkapan dan Informasi Selengkapnya, Kunjungi : http://www.iai.or.id/

2 weeks ago