Rumah Bambu Nusantara – oleh. Das Albantani

rmh-bambu-nusantara-510x382

Ini adalah salah satu mimpi mewujudkan visi bambu untuk ketahanan papan dalam bentuk rumah tinggal yang ramah lingkungan, layak dan terjangkau untuk masyarakat di seluruh penjuru Nusantara. Momentum bencana alam yang terjadi di daerah Banten awal tahun 2015 ini ikut mempercepat penyelesaian konsep sebuah rumah dengan material dasar 90% dari bambu.

Desain rumah yang disebut Rumah Bambu Nusantara (Rumah bambuNUSA) ini mengambil bentuk dasar segitiga yang merupakan bentuk sebagian besar rumah tradisional Nusantara. Dengan sistem rumah panggung dan dimensi 6 m x 6 m, rumah ini memiliki 2 kamar tidur, 1 ruang keluarga yang ditempatkan di lantai atas. Untuk lantai bawah, difungsikan sebagai ruang bersama, ruang makan, dapur, toilet dan kamar mandi.

Rumah bambuNUSA ini, 90% materialnya dari bambu dengan sistem pasak dan ikat, meliputi tiang, kuda-kuda, tulangan beton, balok, tangga, lantai, dinding, pintu, jendela, plafond, rangka atap dan vertikal garden. Pondasinya dari buis beton yang diisi adukan beton dengan sistem umpak. Dinding kamar mandi dari material palupuh yang diberi ram ayam dan diplester. Di area dapurnya, dibuat tungku untuk masak menggunakan bahan bakar ranting kayu bekas, bambu dan arang bambu/batok kelapa. Asap dari dapur ini bisa dimanfaatkan untuk pengawetan material organik yang ada dalam rumah sehingga bisa bertahan puluhan bahkan ratusan tahun.

Penutup atapnya dari alang-alang/atep/rumbia/ijuk yang memang banyak terdapat di daerah kampung dengan bagian atasnya dari material bekas seperti plastik botol minuman yang berfungsi untuk pencahayaan alami untuk kamar tidur. Material dinding kamar tidur dari anyaman bambu bisa membuat nyaman penghuninya karena material ini bisa mereduksi cuaca yang panas pada waktu siang menjadi sejuk dan cuaca yang dingin pada waktu malam menjadi hangat. Selain itu, sirkulasi udara masih tetap mengalir, ditambah dengan adanya bouvenlight yang dibuat dari potongan-potongan bambu bulat.

Sistem konekting lantai bawah dengan lantai atasnya pun unik, hanya dihubungkan dengan dua batang bambu besar (bambu betung) yang dipasang dengan kemiringan mendekati 90 derajat. Tiap bukunya dilubangi dan diisi adukan semen yang berfungsi sebagai anak tangga, sehingga model tangga ini sangat efektif dan tidak membutuhkan space yang luas tapi masih nyaman digunakan.

Di bagian depan dan belakang dibuat vertikal garden yang bisa ditanami apotik hidup, sayuran dan tanaman lainnya yang produktif. Selain itu vertikal graden di bagian belakang juga berfungsi sebagai penutup area kamar mandi dan toilet.

Untuk kebutuhan air bersih, selain memakai sumber air yang sudah ada di lokasi, rumah bambuNUSA ini didesain bisa memanen air hujan dengan membuat sistem tangkapan air dari atap yang dialirkan ke bak penampungan. Sedangkan air limbah dan limbah toilet dialirkan ke IPAL dan BioSeptictank komunal.

Dengan budget untuk membangun Rumah bambuNUSA ini sekitar Rp. 1.000.000,-/m2, maka diharapkan model rumah ini ikut membantu usaha pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang layak dan terjangkau, sehingga ketahanan papan Negeri ini bisa diwujudkan dalam waktu yang sangat cepat. Salam Bambu Nusantara!!!!!

Ditulis oleh. Das Albatani (founder. Banten Creative Community)

– sumber : http://www.indonesianvillage.com




5 years ago