Memulai Mendirikan Biro Arsitek Sendiri

download

Pendirian sebuah perusahaan (konsultan), sama sekali bukan fenomena baru karena salah satu karakteristik utama dari keberadaan sebuah profesi adalah penggalangan, penyeleksian, dan pelatihan pelakunya.

Memiliki perusahaan sendiri adalah bagian dari impian masyarakat, sekaligus merupakan barometer yang mendorong terjadinya lompatan untuk mulai menjalankan perusahaan anda sendiri, antara lain;

– Memenangkan sayembara desain yang menuntut perhatian penuh (bukan lagi sebagai sambilan)
– Di PHK dari sebuah perusahaan
– Menemukan celah peluang pasar yang karakteristiknya telah terkuasai, atau semata karena perusahaan tempat anda bekerja tidak lagi sesuai dengan bakat dan aspirasi anda.

Komite Praktek Forum Arsitek Muda Pennsyvania Timur mengindentifikasi beberapa kemampuan yang dibutuhkan untuk
menjalankan perusahaan konsultan arsitektur, yaitu:

– Mendapatkan proyek/penugasan
– Melakukan negosiasi / membuat kesepakatan kontrak pekerjaan
– Membuat desain dan detail produk
– Memproduksi gambar dan dokumen konstruksi
– Bekerjasama dengan kontraktor
– Menjaga hubungan baik dengan klien
– Memperkerjakan dan memiliki staf yang berkualitas
– Menjalankan sistim operasional yang stabil dan menguntungkan
– Menciptakan pengalaman kerja yang bermanfaat

Selain itu, untuk menjadi enterprener yang sukses, anda juga harus: memiliki motifasi dan disiplin yang kuat, menjadi pimpinan sekaligus organisator yang bertanggung jawab, mampu membuat berbagai keputusan (decision-maker), sehat dan bersemangat, bisa dipercaya dan diharapkan, berani menanggung resiko, dan yang tak kalah pentingnya, mampu dan siap mendapatkan penghasilan yang sangat sedikit atau bahkan nihil pada suatu periode waktu tertentu.

Persyaratan diatas dapat memberikan bayangan tentang bagaimana sebuah perusahaan/konsultan arsitektur seharusnya, yaitu yang tumbuh dibawah kepemimpinan yang kuat dari seorang pimpinan usaha sekaligus enterprenur (usahawan) yang dinamis. Sebagian perusahaan tetap menjaga perusahaannya untuk tetap kecil, dan memperkerjakan staf tambahan untuk periode tertentu saat dibutuhkan.

Sebagian lainnya menyalurkan pekerjaan ke perusahaan lain jika terpaksa. Beberapa Biro Konsultan menerapkan strategi pemanfaatan ruang, peralatan dan bahkan staf bersama-sama, namun mengelola proyek/pekerjaan sendiri-sendiri.

Banyak kemungkinan yang bisa dipilih, namun yang perlu dilakukan pertama kali adalah membayangkan bentuk perusahaan yang dianggap paling tepat. Beberapa keputusan juga harus dibuat, yaitu Apakah anda memerlukan  mitra usaha? Bagaimana cara mendapatkan/memilihnya? Bagaimana kita tahu bahwa dia adalah orang yang tepat?

Pertimbangan lain yang juga diperlukan antara lain adalah :

– Pemasaran (marketing) dan posisi dalam persaingan usaha
– Bentuk organisasi perusahaan
– Seleksi klien (berdasarkan prospeknya)
– Menentukan batasan kontrak penugasan, termasuk besaran fee untuk berbagai proyek
– Perencanaan financial

Faktor paling menentukan dalam penataan perusahaan dan sistim usaha adalah melibatkan suatu tim yang terdiri atas individu-individu dengan keunikan masing-masing dalam setiap keputusan perkerjaan
sehari-hari.

Pada umumnya perusahaan-perusahaan/konsultan besar memiliki kebijakan kepegawaian yang baku. Sebagian diantaranya merasa bangga apabila dapat membesarkan dan ‘mengantar’ para arsitek mudanya hingga kelak menjadi ‘lulusan’ yang sukses dan mendirikan perusahaannya sendiri.

Akhirnya, saran bagi para arsitek yang telah menjalankan perusahaannya sendiri yakni, upayakan proses transisi yang baik dan professional dan jadilah ‘pemain’ yang baik di bisnis ini, dengan tetap menjaga sportifitas dalam kompetisi ini.

*Tulisan ini merupakan terjemahan tulisan James R. Franklin, FAIA di Memo AIA.

sumber tulisan : http://www.iai-jakarta.org/




5 years ago