Landmarks Berhard Bangun Treasure Bay Bintan senilai US$ 3,5 miliar

landmark

Landmarks Berhard, perusahaan pengembang properti ternama asal Malaysia, ekspansi bisnis propertinya di Indonesia dengan membangun “Treasure Bay Bintan” (TBB) di Bintan, provinsi Kepulauan Riau.

Dalam membangun Treasure Bay ini, perusahaan Malaysia akan membangun kawasan mixed use development diatas lahan 338 hektar dengan investasi mencapai US$ 3,5 miliar.

Paul Leong, Chief Operating Officer, Destination Development, Landmarks Berhad mengatakan,Treasure Bay ini direncanankan akan diluncurkan pada kuartal empat tahun ini dan ditargetkan menjadi salah satu ikon kota resort tepi pantai terpadu terbesar di Asia untuk para wisatawan, investor, dan pebisnis.

“Pembukaan Treasure Bay ini kami targetkan bisa dibangun pada kuartal 4 tahun 2014 dan diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan profil pulau Bintan sebagai destinasi wisata kelas satu di Asia,” kata Paul Leong, dalam acara Media Luncheon Landmarks Berhard di Bapindo Plaza, Jakarta, Rabu (7/5).

Treasure Bay ini pengembangan adalah sebagai kota rekreasi dan kawasan urban terintegrasi yang menghadirkan produk wisata yang unik, resor ini akan merangsang kunjungan wisatawan mancanageara dan menambah lapangan pekerjaan baru di pulau Bintan

Paul mengatakan, dalam pengembangan Treasure Bay ini, akan dibangun dalam tiga tahap dalam kurun waktu 10 sampai 12 tahun. Dimana pada pengembangan tahap pertama mencakup areal seluas 90 hektare dengan nilai investasi US$ 650 juta. Pengembangan tahap pertama ini membutuhkan waktu sampai 3 tahun kedepan.

Dimana nanti pada tahap pertama akan dibangun berbagai fasilitas seperti resort hotel, crystal Lagoon 1, entertainment/ritel, rekreasi, Mangrove Eco Park, Wellness Resort 1dan1.500 atraksi wisata baru dalam lima tahun mendatang, yang saling terhubung dengan laguna, jalur air, dan lajur pejalan kaki.

Pengembangan Tahap Pertama akan mencakup area seluas 90 hektar dimana akan dibangun berbagai fasilitas untuk 1.500 atraksi wisata baru dalam lima tahun mendatang, yang saling terhubung dengan laguna, jalur air, dan lajur pejalan kaki.

“Untuk Tahap Pertama, kami berfokus menciptakan pengalaman wisata yang inovatif melalui pengembangan cluster, meningkatkan waktu tinggal, serta pembuatan lanskap yang ikonis untuk memposisikan Treasure Bay sebagai ikon wisata di Asia,” kata Paul.

Pada tahap kedua, akan dibangun seluas 75 hektare dengan invesatsi capai US$ 600 juta. Pada tahap dua ini juga nanti akan hadir Resort & Villa, Crystal Lagoon 2, Mediterrane Commercial, Wellness Resort 2 dan waterfont. Tahap tiga kita nanti masih lakukan desain kembali.

“Treasure Bay Bintan ini ditargetkan dapat mengangkat potensi pulau Bintan sebagai tujuan wisata terdepan di Asia, dan melipatgandakan proyeksi kedatangan wisatawan ke angka satu juta pada 2017,” kata dia.

Investor Daily

Penulis: IMM/FQ

Sumber: Investor Daily

6 years ago