KTA HADIRKAN JURI KELAS INTERNASIONAL

Dengan mengusung tema The Future is Now, Kompetisi Tugas Akhir (KTA) Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menjadi satu-satunya ajang kompetisi desain arsitektur untuk mahasiswa tingkat akhir di Indonesia. Dalam langkahnya menuju kompetisi berkelas Internasional, KTA hadirkan praktisi aristektur internasional dari Malaysia, Sabtu, (16/9).

Kirami Bararatin ST MT, Ketua Pelaksana KTA menerangkan bahwa kompetisi ini merupakan sebuah ajang adu final project mahasiswa arsitektur tingkat akhir dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini, Panitia KTA mengundang Eleena Jamil, praktisi arsitektur luar negeri.

“Kami sebenarnya ingin acara ini setara dengan ajang internasional lain. Tetapi, untuk menghadirkan peserta dari luar negeri masih cukup sulit. Sebagai langkah awal, kami hadirkan juri kelas internasional terlebih dahulu,” tutur Kirami.

Dosen berkacamata ini menjelaskan bahwa KTA sudah berlangsung selama 14 tahun. Di tahun 2017, hajat tahunan Arsitektur ITS ini diikuti oleh 79 peserta dari 24 perguruan tinggi.

“Pada tahap awal, peserta diminta untuk submit desain tugas akhir mereka dalam bentuk poster. Dari keseluruhan poster, terpilihlah tujuh karya terbaik untuk dipresentasikan hari ini,” paparnya.

Sembari membetulkan kacamata, Kirami mengatakan bahwa acara ini dibuka dengan Workshop dan Seminar pada Kamis (14/9). “Dalam workshop, kami meninjau secara langsung Hutan Mangrove di daerah Wonorejo,” terangnya. Acara ini kemudian ditutup dengan pengumuman hasil akhir kompetisi.

“Juara pertama diraih oleh mahasiswa Universitas Indonesia, juara kedua dan ketiga dari ITS dan juara harapan diraih oleh mahasiswa ITATS. Semua karya peserta adalah baik, tetapi yang mendapat juara adalah yang terbaik dari yang lain. Seleksinya cukup ketat,” pungkas Kirami sambil tersenyum. (nov/owi)

Sumber : https://www.its.ac.id/

1 month ago